Coron, Surga Kecil nan Indah di Filipina

Mabuhay!!! Apa kabar gesss? Akhirnya gw nulis blog lagi nih. Kali ini gw mau bercerita tentang sebuah tempat yang indah banget di Filipina, Yup, namanya Coron. Gw diajak oleh Philippines Tourism Indonesia (@pdot_indonesia) yang bekerja sama dengan Cebu Pacific Airlines (@cebupacificair) untuk mengunjungi Coron selama 5 hari 4 malam di bulan Oktober lalu. Tiga tahun lalu gw udah pernah ke Filipina untuk mengunjungi Manila, Cebu dan Boracay. Filipina ini salah satu negara yang bikin gw pengen balik lagi. Thanks God kesampean juga. Wohooo!!!

DSCF2633

Setelah landing di Manila, hanya butuh waktu kurang dari satu jam menuju Coron dengan pesawat terbang. Dengan sangat ramah, kami disambut oleh tour guide lokal yang memberi kami kalung dengan ornamen warna warni yang sangat etnik khas Filipina. Dalam hati gw berbisik, ‘wah bisa minta lebih terus gw jual nih” (dasar otak Cina kan) hahaha.

Dari bandara, kami pun diajak untuk lunch di Sirenetta Seafood Restaurant and Bar. Nah, inilah moment untuk mingle dengan peserta tur lain, karena bakalan menghabiskan waktu 5 hari ke depan bersama, jadi harus akrab dong ya. Setelah kenyang, kami pun diajak untuk cek in ke hotel yang gak terlalu jauh dari resto ini, yaitu Sunlight Guest House. Hal pertama yang gw lakuin adalah ngecek fasilitas hotel. Wah, hotel dengan gaya classic tropical ini ternyata punya kolam renang yang menghadap langsung ke pantai. Keren banget sih ini bisa leyeh-leyeh di kolam renang setelah perjalanan panjang dari Jakarta.

Setelah beristirahat sejenak, kami pun beranjak ke tujuan pertama di Coron yaitu puncak Mt. Tapyas yang berada 210 meter di atas permukaan laut. Ini merupakan puncak tertinggi kedua di Coron. Untuk naik kesini, kami harus mendaki lebih dari 700 anak tangga. Jujur aja hampir putus asa sih karena kehabisan nafas. Terus gw mikir, digantung berbulan-bulan aja kuat, kenapa naik ini gak kuat? hahaha Akhirnya sekitar 40 menit sampailah di puncak Tapyas, dan gw bisa melihat seluruh Coron dari atas ketinggian. Keren banget macam di negeri dongeng!!! Dan malemnya kami diajak berendem di Hot Spring yang rame, tapi gede dan nyaman banget.

Hari berikutnya, kami diajak untuk aktivitas yang paling favorit dilakukan di Coron, yaitu snorkeling. Berbeda dengan tempat lainnya, Coron menawarkan alam bawah laut yang asri dipadupadankan dengan pemandangan yang sangat indah bak surga dunia. Halah bahasa gw macam pujangga kesiangan yah. Pemandangan di danau-danau terindah di Filipina ini sangat eksotis dengan gunung bebatuan tajam seperti bisa kita lihat di Phi Phi (Thailand) atau pun Raja Ampat (Indonesia). Perpaduan air laut dan air danau membuat tekstur air seperti berminyak dengan gradasi warna yang sangat indah.

FUJI3154

Beberapa spot terkenal yang kami kunjungi adalah Twin Lagoon, Atwayan Beach, Skeleton Wreck, Coral Garden, CYC Beach hingga danau dengan air paling jernih di Filipina yaitu Kayangan Lake. Nah, ada sedikit cerita lucu nih pas di Kayangan Lake. Pas mau foto kok ada turis ngeliatin gw, trus gw liatin balik dong. Beberapa jam kemudian pas nyampe hotel, tiba-tiba ada DM di Tinder “Hey I think I saw you on the Lake, wanna go out for drink?’ DOR!!! Setelah ngobrol lumayan panjang, akhirnya kita pun ketemu di sebuah kafe yang dipenuhi lampu dengan pemandangan gunung dan danau pada malam hari. Aselik, gemes banget gw ampe gelagapan. Gak berasa saking asik nya ngobrol, tetiba udah pagi aja…hahaha masa sih langsung pagi gitu aja bro? Pembaca kecewa nih. Udah, jangan pada kepo ah…

Agenda hari berikutnya adalah Island Hopping. Karena udah pada gosong, kayaknya hari ini males nyebur ya. Jadi kita memutuskan untuk hunting-hunting foto aja. Typical pulau disini adalah pantai memanjang dengan pasir putih yang super lembut dan gradasi warna air yang biru menyatu dengan langit, pada akhirnya bikin gw ga tahan untuk nyebur juga. Fasilitas yang memadai dan pengunjung yang tidak terlalu rame, bikin gw betah banget berlama-lama main aer. Sumpah ini enak banget and sooo relaxing!!!

Setelah mencoba es halo-halo khas Filipina di Malcapuya Island, kami pun menyantap makan siang di Bulog Dos Island dan sempet tidur siang di hammock sambil menikmati semilir angin pantai diikuti deburan ombak. Dan kemudian puas banget bermain air di Banana Island yang ngak begitu rame seperti pulau pribadi. Oh how I wish my days always like this!

IMG_1692

Setelah menjalani semua aktivitas di Coron, kami pun balik ke Manila dan menginap di hotel classic ellegant bernama Rizal Park Hotel yang berada di pusat keramaian kota. Dari hotel hanya butuh waktu beberapa menit dengan berjalan kaki untuk ke area Intramuros dimana ada Manila Cathedral, Fort Santiago, San Agustin Church hingga Plaza San Luis Complex dimana banyak banget kafe-kafe lucu nan instagramable.

Kami pun sempat menikmati dinner sambil dihibur oleh pertunjukan seni khas Filipina di Barbara’s Resraurant, lunch di Singing Cooks & Waiters dimana semua karyawan dan chef nya bisa nyanyi dengan sangat profesional dan menghibur bak broadway show profesional, hingga belanja di Mall of Asia. Oh ya, kalo misalnya ke Filipina gak usah bingung untuk oleh-oleh beli aja manisan mangga kering dan Polvoron. Murah cyin…

KPTI4168

Gak berasa udah 5 hari aja cuy. Tiba waktunya balik lagi ke negeri tercinta yang penuh dengan segala kemacetan ini lagi. Setelah 2 kali mengunjungi Filipina, gw masih penasaran untuk mengunjungi Filipina lagi. Why? Because IT’S MORE FUN IN THE PHILIPPINES

 

Special Thanks to:

Philippines Tourism Indonesia

Instagram: @pdot_indonesia

wisatafilipina.com/phfunholidays

and

Cebu Pacific Air

Instagram : @cebupacificair

cebupacificair.com

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s